Waspadai Defisiensi Vitamin D

269
Waspadai Defisiensi Vitamin D
(Ilustrasi)

Sebatin.com – Vitamin D adalah jenis vitamin yang dapat larut dalam lemak dan memiliki peran yang sangat penting dalam tubuh manusia. Vitamin D sendiri dapat diserap dari makanan dalam bentuk vitamin D2 dan juga diproduksi secara alami oleh kulit ketika terpapar sinar matahari dalam bentuk D3.

Vitamin D berfungsi menjaga konsentrasi normal kalsium dan fosfat dalam darah. Selain itu, vitamin D juga berpengaruh terhadap sistem pertahanan tubuh, cardiovascular, dan sistem endokrin. Karena fungsi yang banyak ini, vitamin D sangat penting bagi tubuh.

Anak-anak dan orang dewasa memiliki risiko tinggi mengalami defisiensi vitamin D. Defisiensi atau kekurangan vitamin D ini dapat meningkatkan risiko penyakit autoimun, peradangan, hipertensi, penyakit jantung, diabetes, hiperparatiroid, dan bahkan penyakit kanker. Kekurangan vitamin D juga akan menyebabkan kesehatan tulang yang menurun.

Apa yang menyebabkan risiko defisiensi vitamin D mengalami peningkatan? Yuk, kita cek sama-sama ya.

Risiko defisiensi vitamin D akan meningkat pada seseorang dengan faktor sebagai berikut:

  • Usia lebih dari 50 tahun
  • Bayi yang baru lahir
  • Berkulit gelap
  • Obesitas
  • Mengalami gangguan absorpsi saluran cerna
  • Mengalami gangguan fungsi hati atau ginjal
  • Menggunakan obat-obatan tertentu
  • Selalu beraktivitas di dalam ruangan
  • Selalu menggunakan tabir surya

Bagaimana cara menghindari tubuh dari defisiensi vitamin D?

Banyak cara yang bisa dilakukan Sobat, salah satunya adalah membiasakan diri berjemur atau berada di luar ruangan pada pagi hari. Matahari pagi sangat bagus bagi produksi vitamin D yang disebabkan paparan sinar matahari. Selain itu mengkonsumsi makanan sumber vitamin D, seperti ikan laut, telur, tahu dan tempe, susu kedelai, hati sapi, minyak ikan, jamur, udang, dan tiram, akan mencukupi kebutuhan harian vitamin D harian.

Kebutuhan vitamin D harian untuk orang dewasa sekitar 600-4000 IU. Akan tetapi kebutuhan perharinya harus diperhatikan. Karena kelebihan vitamin D juga dapat menyebabkan tubuh menyerap kalsium secara berlebihan, hal ini dapat menyebabkan risiko serangan jantung dan batu ginjal.

Jadi, mulai besok pagi, ayo kita biasakan memulai aktivitas di luar ruangan! (Tia MS)

Tinggalkan Komentar Anda