Zoefa Snack, Mengubah Potensi Daerah Menjadi Rupiah

428
Zoefa Snack, Mengubah Potensi Daerah Menjadi Rupiah
Berbagai varian produk Zoefa Snack. Foto: Uswatun Mufti Azzaki

Sebatin.com, Purworejo Pituruh adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Purworejo. Purworejo sendiri dikenal sebagai daerah agraris, di mana sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Hasil pertanian yang melimpah menjadi perhatian dari seorang perempuan asli Pituruh bernama Uswatun Mufti Azzaki.

Uswatun melihat hasil pertanian berupa talas, gadung, dan juga jagung yang tidak mampu di pasarkan secara maksimal. Pada saat musim panen, hasil pertanian itu berton-ton dihasilkan, tapi tentunya dengan harga jual yang rendah.

Zoefa Snack, Mengubah Potensi Daerah Menjadi Rupiah 3
Uswatun Mufti Azzaki bersama suami dan kedua puteri mereka. Foto: Uswatun Mufti Azzaki

Berbekal ilmu sebagai sarjana teknologi pertanian, Uswatun mengubah hasil pertanian di kampung halamannya menjadi produk camilan, tentunya dengan harga jual yang lebih tinggi dibandingkan produk mentah. Hal ini tentu sangat membantu dan menguntungkan petani di daerah Pituruh.

“Saya membeli dari petani dalam bentuk setengah proses. Dari petani, gadung diiris tipis dan direndam dalam abu, untuk menetralkan racun. Begitu juga dengan jagung dan talas. Saya melakukan proses lanjutan, berupa membersihkan lagi, membumbui, sampai matang. Zoefa Snack menjual dua bentuk camilan, yaitu camilan yang masih mentah dan sudah matang,” jelas Uswatun disela-sela kesibukannya.

Zoefa Snack, Mengubah Potensi Daerah Menjadi Rupiah 2
Keripik gadung dan keripik tales Zoefa Snack. Foto: Uswatun Mufti Azzaki

Zoefa Snack berdiri tahun 2015 dengan modal sekitar Rp. 500.000. Sekarang produksinya per bulan mencapai 100 kg.

“Di awal produksi, pemasaran hanya dititipkan di warung-warung sekitar tempat tinggal. Seiring berkembangnya teknologi, Zoefa Snack juga bisa diperoleh melalui pembelian online,” ucap perempuan yang tinggal di Dukuh Wetan RT 02 RW 05 Pituruh, Purworejo ini.

Uswatun bersama Zoefa Snack telah mengikuti pameran UMKM tingkat Kabupaten Purworejo, dan juga telah mendaftarkan produknya di Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo untuk mendapatkan sertifikat produksi pangan industri rumah tangga (p-irt).

Sobat yang suka ngemil ketika menonton televisi, camilan kriuk-kriuk yang satu ini sepertinya akan sulit untuk ditolak. (Tia MS)

Tinggalkan Komentar Anda