Aliansi Cipayung Plus Akan Kawal dan Awasi Kesepakatan Bersama DPRD Metro

41
Aliansi Cipayung Plus Akan Kawal dan Awasi Kesepakatan Bersama DPRD Metro
Ketua DPRD Kota Metro, Tondi MG Nasution di dampingi Wakil Ketua I DPRD Kota Metro, Basuki dan beberapa anggota dewan lainnya saat menyambut kedatangan Aliansi Cipayung Plus, di gedung DPRD Kota Metro, Rabu (13/04/22). Photo : ikha

Sebatin.com, Kota Metro – Aksi mahasiswa Kota Metro, yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus berlangsung kondusif. Usai berorasi di bundaran Tugu Pena, ratusan mahasiswa tersebut melakukan long march menuju gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro.

Dalam orasinya, 250 peserta aksi yang terbagi dari empat organisasi mahasiswa diantaranya yaitu Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GNMI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), semangat menyuarakan tiga tuntutan, di antaranya tolak kenaikan harga bahan pokok, tolak kenaikan harga BBM dan tolak kenaikan PPN.

Setibanya di gedung perwakilan rakyat, ratusan peserta aksi tersebut di sambut oleh Ketua DPRD Kota Metro, Tondi MG Nasution di dampingi Wakil Ketua I DPRD Kota Metro, Basuki dan beberapa anggota dewan lainnya.

Di hadapan peserta aksi, Tondi menyampaikan apresiasinya kepada Aliansi Cipayung Plus atas penyampaian aspirasi yang disalurkan dengan damai dan tertib. “Terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang dapat kondusif dalam menyampaikan aspirasi dengan cara yang santun. Dan tetap menjaga suasana bulan Ramadhan,” ujarnya, Rabu (13/04/22).

“Kami, DPRD Kota Metro, mendukung dan merespon positif apa yang menjadi tuntutan teman-teman. Kami sudah menyepakati beberapa tuntutan dan akan kami sampaikan secepatnya kepada pihak-pihak yang bisa kami tembuskan. Kami akan menyampaikan kepada Fraksi-fraksi yang ada di DPRD Metro,untuk disampaikan kepada partai-partainya di tingkat pusat. karena kebijakan PPN, kebijakan BBM itu adalah kebijakan dari pemerintah pusat, bukan kita yang ada di daerah. Tapi apa yang terbaik untuk rakyat, intinya akan kami perjuangkan,” pungkas Tondi.

Sementara itu, Ketua PC PMII Kota Metro, Amanda Wijaya, mewakili ketua organisasi mahasiswa yang terlibat dalam aksi, mengatakan, bahwa tuntutan jaminan ketersedian stok BBM adalah yang utama untuk segera direalisasikan di Kota Metro.

“Tuntutan kami ada beberapa poin, intinya mendesak pemerintahan melalui DPRD atas kenaikan BBM dan stabilitas stok BBM yang ada di Kota Metro. Kemudian terkait kenaikan harga bahan pokok pangan yaitu minyak goreng dengan harga yang tidak sesuai dengan apa yang telah di tetapkan oleh pemerintah. Dan selanjutnya yaitu kenaikan PPN yang hari ini menjadi keluhan masyarakat juga,” tegas Amanda.

Lanjutnya, walau ditemui oleh ketua DPRD Kota Metro, kami berbicara bukan tentang puas atau tidak puas, karna kami dari Cipayung Plus yang ditekankan adalah tentang sikap atau pun bagai mana jawaban dari DPRD. “Kami akan tetap mengawasi dan mengawal apa yang menjadi kesepakatan kita bersama di sini, artinya tidak semata-mata puas untuk hari ini saja,” pungkasnya. (ikha)

Tinggalkan Komentar Anda