Bandara Radin Inten II Kembali Internasional, Komisi IV : Harus Dijaga dengan Layanan Prima

5
Bandara Radin Inten II Kembali Internasional, Komisi IV : Harus Dijaga dengan Layanan Prima
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi. Foto : Ist

Sebatin.com, Bandar Lampung – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, mengapresiasi kembali beroperasinya Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional. Pengoperasian kembali itu ditandai dengan penerbangan perdana rute Lampung–Kuala Lumpur, Malaysia, menggunakan maskapai TransNusa pada Kamis, 12 Februari 2026, pukul 11.00 WIB.

Menurut Wahrul, dibukanya kembali penerbangan internasional tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Lampung sekaligus momentum strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Alhamdulillah, ini adalah bentuk rasa syukur kita karena penerbangan internasional kembali hadir di Lampung. Mudah-mudahan ini membawa kebaikan dan percepatan ekonomi di Provinsi Lampung. Ini kabar baik bagi kita semua,” kata Wahrul.

Ia menilai, seluruh pihak perlu meningkatkan kesiapan pengelolaan bandara agar memenuhi standar internasional secara menyeluruh. Aspek yang dimaksud mencakup keamanan penerbangan, pelayanan penumpang, keimigrasian, kepabeanan, karantina, hingga layanan ground handling.

Wahrul menekankan, kualitas layanan menjadi faktor kunci untuk mempertahankan status internasional Bandara Radin Inten II secara berkelanjutan. Tanpa dukungan layanan yang prima, menurut dia, status tersebut akan sulit dipertahankan dalam jangka panjang.

Ia juga menyatakan optimistis terhadap langkah Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Wahrul meyakini gubernur memiliki sejumlah target dan strategi untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke Lampung maupun mobilitas masyarakat ke luar negeri melalui rute internasional tersebut.

“Saya percaya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memiliki banyak target dan strategi untuk menghadirkan wisatawan ke Lampung, dan sebaliknya, sehingga status bandara internasional ini bisa bertahan ke depan,” ujarnya. (Sgn)

Tinggalkan Komentar Anda