DPRD Lampung, Kostiana : Merawat dan Menjaga Pancasila Adalah Kewajiban Seluruh Warga Negara Indonesia

3
DPRD Lampung, Kostiana : Merawat dan Menjaga Pancasila Adalah Kewajiban Seluruh Warga Negara Indonesia
Anggota DPRD Lampung, Kostiana dalam giat Sosialisasi PIP-WK di Kedaton, Kota Bandarlampung, Senin (29/1/24). Photo : rls

Sebatin.com, Bandar Lampung – Tak hanya aparatur pemerintah saja, merawat Pancasila adalah kewajiban bagi seluruh golongan eleman masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu diungkapkan anggota DPRD Provinsi Lampung, Kostiana dalam kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK), di Kedaton, Kota Bandarlampung, Senin (29/1/24).

“Pancasila harus selalu kita bumikan. Artinya, dimana pun dan kapanpun kita sudah sewajibnya menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, seperti hidup bergotong-royong, toleransi dan saling menjaga kerukunan,” tegasnya.

Kostiana juga menjelaskan pentingnya menjaga kerukunan baik antar suku, budaya maupun agama. “Dan juga termasuk dalam pilihan calon pemimpin, terlebih jelang momen Pemilu yang akan kita laksanakan bulan kedepan,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung itu.

Ditempat yang sama, AKP Basri Dina sebagai narasumber dalam sosialisasi itu, menegaskan, bahwa radikalisme dan terorisme adalah musuh besar bagi agama da negara, karena tidak ada agama satupun yang membenarkan radikalisme dan terorisme.

“Saat ini kita butuh regulasi yang melarang semua paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila agar Indonesia aman dan damai,” terang Basri.

Menurutnya, ancaman terhadap keutuhan NKRI yang berasal dari dalam negeri, menurutnya, bisa diibaratkan musuh dalam selimut. Karena ancaman-ancaman tersebut diciptakan oleh sekelompok orang tertentu yang kemudian membuat keonaran dengan harapan ingin menciptakan kekacauan hingga tercapai kepentingannya. “Kepentingan itu bisa berupa pergantian ideologi bangsa, menggulingkan salah satu tokoh bangsa, hingga menciptakan perang di NKRI,” jelasnya.

“Contohnya, dan harus segera diatasi adalah KKN, Narkoba dan upaya penggantian ideologi bangsa. Ini jelas ancaman dari dalam negeri sendiri,” papar Basri.

Pancasila, lanjut Basri, merupakan dasar yang menjadi patokan hidup untuk keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara di tengah arus globalisasi. Nilai-nilai Pancasila menjadi pemersatu bagi bangsa Indonesia dan menjadikan generasi anak bangsa memiliki karakter yang baik.

“Untuk itu, sudah sewajibnya kita sebagai warga negara Indonesia untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila maupun empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Sgn)

Tinggalkan Komentar Anda