Gelar Rakor Penanganan Covid-19, Walikota Metro Minta Tambahan Ventilator Pada Gubernur Lampung

3
Gelar Rakor Penanganan Covid-19, Walikota Metro Minta Tambahan Ventilator Pada Gubernur Lampung
Rakor virtual terkait tindak lanjut penanganan Covid-19, di Ruang OR Setda, Jumat (02/07/21). Photo : Dok. Kominfo Metro

Sebatin.com, Kota Metro – Pemerintah Kota Metro mengikuti pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual terkait tindak lanjut penanganan Covid-19, di Ruang OR Setda, Jumat (02/07/21).

Turut hadir dalam Rakor Virtual itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sebagai pembicara, Kepala Kepolisian Daerah (KAPOLDA) serta Ketua DPR Lampung.

“Dalam penyelenggaraan, pengelolaan atau pengendalian Covid-19, saya minta semua menyampaikan kendala dan kondisi yang terjadi dimasing-masing daerah agar semua bisa diatasi bersama,” ucap Gubernur Arinal.

Menyikapi arahan Gubernur Lampung, Walikota Metro Wahdi memaparkan terkait kondisi dan segala kendala yang terjadi dalam penanganan pencegahan Covid-19 di Kota Metro. “Beberapa pekan lalu Kota Metro masuk zona merah dengan persentase 83.3 persen. Namun seminggu kemudian masuk zona orange kembali,” terangnya sebagai pembuka sambutan.

“Saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM, red) di Kota Metro sudah masuk tahap ke-5. Dengan laporan angka kasus positif Covid-19 tercatat sebanyak 8 orang perhari, angka kesembuhan 89 persen, dan angka kematian menurun dari 4,8 persen menjadi 4.5 persen,” papar Walikota Wahdi.

Dirinya juga meminta cadangan rumah sakit rujukan, dalam menangani Covid-19 bila terjadi lonjakan kasus. Saat ini juga Kota Metro telah melakukan kegiatan vaksin massal per tanggal 30 Juni sampai dengan 1 Juli 2021.

“Kabar baiknya, Kota Metro menjadi PPKM terbaik zona Sumatera dan nasional. Namun, hingga kini rumah sakit rujukan di Metro masih ada kendala, yakni berupa kurangnya ventilator sebagai alat untuk meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian,” pungkas Walikota Wahdi. (red)

Tinggalkan Komentar Anda