Gelar Sosialisasi PIP-WK Supriyanto Berteriak Lantang Siap Perangi Paham Radikal Bersama Masyarakat

6
Gelar Sosialisasi PIP-WK Supriyanto Berteriak Lantang Siap Perangi Paham Radikal Bersama Masyarakat
Anggota DPRD Lampung, Supriyanto dalam Sosialisasi PIP-WK di Pekon Tritunggal Mulyo, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (06/08/22). Photo : Rls

Sebatin.com, Pringsewu – Anggota DPRD Lampung, Supriyanto melaksanakan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) dihadapan masyarakat Pekon Tritunggal Mulyo, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (06/08/22).

Dalam pembukaan sosialisasi, Supriyanto dengan tegas menyampaikan beberapa rangkaian kalimat pembakar semangat, yang mempunyai makna bahwa Pancasila dan NKRI adalah harga mati.

“Tidak ada tawar menawar, NKRI adalah harga mati. Pancasila merupakan dasar negara yang mutlak,” teriak Supriyanto secara tegas dan lantang.

Lebih lanjut, Supriyanto juga menyampaikan bahwa kegiatan Sosialisasi PIP-WK rutin di gelar setiap satu bulan sekali, dan merupakan kewajiban bagi pemerintah untuk terus merawat dan menjaga Ideologi Negara yakni Pancasila.

“Kegiatan rutin sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga Ideologi Negara dan menambah Wawasan Kebangsaan masyarakat,” ujar Supriyanto.

Selama ini, lanjut Supriyanto, banyak pihak yang ingin merubah Ideologi negara dengan berbagai macam cara, gerakan tersebut dikenal dengan sebutan radikalisme. “Gerakan ini sudah secara terang-terangan, maka masyarakat khususnya aparatur desa harus lebih jeli dan tidak ikut terseret ke dalam paham radikal itu,” tegasnya.

Tentu, tambah anggota Komisi IV DPRD Lampung itu, penyebaran paham radikal tersebut di lakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan mendoktrin masyarakat untuk membenci pemerintah dan menolak mengibarkan bendera Merah Putih. Oleh karena itu, momentum hari kemerdekaan yang jatuh pada tanggal 17 Agustus mendatang, harus di jadikan semangat baru masyarakat untuk memerangi paham radikal yang terus berkembang saat ini.

“Sudah sepatutnya, sebagai warga negara yang baik dan taat, masyarakat juga harus ikut andil menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” pungkas Supriyanto. (Sgn)

Tinggalkan Komentar Anda