
Sebatin.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meresmikan Gedung Perpustakaan Provinsi Lampung, sekaligus membuka Festival Literasi Tahun 2024 di Gedung Perpustakaan Provinsi Lampung, yang berlokasi di Jalan Z.A Pagar Alam No.52, Bandar Lampung, Kamis (2/5/24).
Dalam peresmian yang bertajuk “Perpustakaan Bertransformasi, Literasi Maju, Lampung Berjaya” tersebut, Gubernur Arinal mengatakan, bahwa kegiatan itu menjadi momen yang bersejara, karena merupakan langkah maju dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan budaya baca masyarakat Lampung.
“Mari kita terus berkolaborasi, tingkatkan literasi demi Lampung Berjaya,” ujarnya.
Dirinya juga menyampaikan, Lampung dengan kekayaan alam dan keberagaman budayanya, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat literasi yang maju dan berjaya.
“Melalui festival ini, kita dapat mendorong semangat literasi di kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga dewasa, untuk terus belajar dan berkembang,” tambahnya.
Gubernur Arinal juga meminta, agar seluruh komponen masyarakat, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat sipil, untuk bersatu dalam upaya meningkatkan literasi di Provinsi Lampung.
“Mari kita tingkatkan akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas, baik melalui perpustakaan maupun media digital. Mari juga kita dorong kreativitas dan inovasi dalam mempromosikan budaya literasi,” katanya.
Dirinya meyakini dengan semangat kebersamaan dan kerja keras semua, Lampung akan menjadi contoh yang gemilang dalam literasi di tingkat nasional.
“Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, komunitas literasi, dan sektor swasta, kami akan berupaya menciptakan ekosistem perpustakaan yang dinamis, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembang Sumber Daya Perpustakaan, Perpusnas RI, Adin Bondar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung atas gagasan yang sangat luar biasa terhadap upaya pengembangan layanan perpustakaan yang sangat megah dan representatif.
Ia menyebutkan hanya ada beberapa provinsi di Indonesia yang memiliki layanan fasilitas perpustakaan yang megah, yaitu Sulawesi Tengah, Riau, DKI Jakarta dan Lampung. (Sgn)








