Gubernur Lampung Tinjau Perbaikan Jalan Provinsi di Tubaba

7
Gubernur Lampung Tinjau Perbaikan Jalan Provinsi di Tubaba

Sebatin.com, Tulang Bawang Barat – Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu, 4 Maret 2026. Peninjauan dilakukan di Jalan Raya Murnijaya Simpang PU serta Jalan Merdeka Pasar Mulya Asri yang menjadi akses vital mobilitas warga dan distribusi hasil produksi daerah.

Perbaikan ruas jalan tersebut dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung. Sejumlah titik masih dalam tahap pengerjaan, sementara beberapa segmen lainnya telah rampung diperbaiki.

Dalam kunjungan itu, Gubernur yang akrab disapa Mirza berdialog dengan warga sekitar. Masyarakat mengeluhkan genangan air di pinggir jalan yang kerap meluas hingga ke pekarangan rumah. Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya lalu lintas kendaraan angkutan berat yang melintasi ruas jalan alternatif tersebut.

Menanggapi keluhan warga, Mirza menyoroti minimnya saluran drainase di sejumlah titik. Menurut dia, aliran air yang tidak lancar mempercepat kerusakan badan jalan.

“Ada sekitar 800 meter penanganan tahun ini. Kita lihat tadi kondisinya memang sudah sangat parah. Sekarang sudah dilakukan perbaikan sementara. Permasalahannya sama, banyak saluran yang tertutup,” kata dia.

Ia meminta pembangunan dan normalisasi drainase menjadi bagian dari penanganan jalan agar genangan tidak kembali terjadi serta kualitas jalan lebih tahan lama.

Rombongan juga meninjau ruas jalan yang telah diperbaiki pada 2025. Mirza menyebut infrastruktur jalan menjadi prioritas pemerintah provinsi untuk memperkuat konektivitas wilayah.

“Ini perbaikan kita di tahun 2025. Dulu kondisinya sangat parah, alhamdulillah sekarang sudah bagus. Ada tujuh sampai delapan ruas jalan provinsi yang kita perbaiki, dengan total sekitar dua kilometer,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung, kata dia, akan melanjutkan perbaikan infrastruktur secara bertahap dan berkelanjutan dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan serta kebutuhan masyarakat. Upaya itu dilakukan guna memperlancar akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Sgn)

Tinggalkan Komentar Anda