Ikuti Apresiasi Pemda 2026, Wali Kota Metro Siap Adopsi Praktik Terbaik Nasional

32
Ikuti Apresiasi Pemda 2026, Wali Kota Metro Siap Adopsi Praktik Terbaik Nasional 01
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso besama beberapa kepala daerah dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, di Palembang, Sabtu (25/4/26). Foto : rls

Sebatin.com, Kota Metro – Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menghadiri kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar di Palembang, Sabtu (25/4/26). Kehadirannya dalam forum nasional tersebut dimanfaatkan untuk menyerap berbagai praktik terbaik (best practices) dari daerah-daerah dengan kinerja unggul di Indonesia.

Daerah itu diantaranya yang berhasil meraih penghargaan pada empat kategori utama, yakni pengendalian inflasi, creative financing, penurunan kemiskinan dan stunting, serta penurunan tingkat pengangguran.

Forum tersebut juga menjadi ruang pembelajaran strategis bagi para kepala daerah dalam memahami arah kebijakan pemerintah pusat, khususnya terkait peningkatan kinerja daerah melalui insentif fiskal berbasis capaian. Kebijakan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 dan diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019.

Sejumlah daerah berhasil meraih penghargaan dalam kegiatan tersebut. Pada kategori pengendalian inflasi tingkat kota, Kota Langsa keluar sebagai juara pertama, diikuti Kota Prabumulih dan Kota Bukittinggi. Sementara di tingkat kabupaten, Kabupaten Tebo menempati posisi pertama, disusul Kabupaten Musi Rawas Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Ikuti Apresiasi Pemda 2026, Wali Kota Metro Siap Adopsi Praktik Terbaik Nasional 02
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso bersama Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, di Palembang. Foto : rls

Di kategori creative financing, Kota Bandar Lampung meraih peringkat pertama tingkat kota, diikuti Kota Medan dan Kota Palembang. Untuk tingkat kabupaten, Kabupaten Bintan menjadi juara pertama, diikuti Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Batu Bara.

Pada kategori penurunan kemiskinan dan stunting, Kota Sungai Penuh meraih posisi teratas tingkat kota, disusul Kota Pekanbaru dan Kota Batam. Sedangkan di tingkat kabupaten, Kabupaten Mesuji menjadi juara pertama, diikuti Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Bengkalis.

Adapun pada kategori penurunan tingkat pengangguran, Kota Pagar Alam meraih juara pertama tingkat kota, diikuti Kota Tanjung Balai dan Kota Dumai. Untuk tingkat kabupaten, Kabupaten Solok Selatan menjadi yang terbaik, disusul Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Dairi.

Bambang menilai forum ini memberikan wawasan berharga terkait strategi dan inovasi yang telah diterapkan oleh daerah berprestasi. Menurutnya, berbagai pengalaman tersebut dapat menjadi referensi penting bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif.

“Melalui forum ini, kami mendapatkan banyak pembelajaran penting dari daerah-daerah yang telah berhasil menunjukkan kinerja terbaiknya. Ini menjadi referensi berharga bagi kami dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan inovatif di Kota Metro,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemkot Metro berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja di berbagai sektor, terutama dalam pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan, serta penciptaan lapangan kerja.

“Kami akan terus berupaya menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, dengan mengadaptasi praktik baik yang relevan dari daerah lain,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung di Palembang ini juga menjadi pembuka rangkaian agenda nasional yang akan digelar di enam pulau di Indonesia, sebagai bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan daya saing dan kualitas kinerja pemerintah daerah di seluruh Tanah Air. (*)

Tinggalkan Komentar Anda