Komisi V DPRD Lampung : Memutus Rantai Penyebaran Covid-19, Tugas Semua Elemen Bukan Hanya Pemerintah

3
Komisi V DPRD Lampung : Memutus Rantai Penyebaran Covid-19, Tugas Semua Elemen Bukan Hanya Pemerintah
Anggota DPRD Provinsi Lampung, Dapil Kota Bandarlampung Apriliati, dalam giat Sosperda, di Kelurahan Sukadanaham, Jumat (21/5/21). Foto : rls

Sebatin.com, Bandar Lampung – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam menekan penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung mesti diacungi jempol. Lewat 85 anggota nya, DPRD Provinsi Lampung gencar turun ke masyarakat di Dapil masing-masing di setiap bulannya dalam rangka melangsungkan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 3 tahun 2019 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian virus Corona.

Seperti halnya, anggota DPRD Provinsi Lampung, Dapil Kota Bandarlampung Apriliati yang melangsungkan giat Sospernya di Kelurahan Sukadanaham, Jumat (21/5/21).

Dihadiri puluhan warga setempat dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), Ketua Fraksi PDIP DPRD Lampung ini menegaskan masyarakat harus tetap mengindahkan Prokes dari pemerintah berupa 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi.

“Saat ini Provinsi Lampung, khususnya Kota Bandarlampung masih masuk zona orange, artinya perlu kesadaran masyarakat, bukan hanya pemerintah saja dalam memutus mata rantai Covid 19,” ucap Anggota Komisi V DPRD Lampung ini.

Dirinya juga menyoroti lonjakan angka terpapar Covid 19 di Provinsi Lampung paska Idul Fitri 1442 H. Menurutnya, masih banyak warga yang mengabaikan disiplin Prokes, seperti mudik atau berkerumun di pusat perbelanjaan sebelum harui raya Idul Fitri 1442 H. “Tim Satgas Covid-19 sudah tegas, tetapi masyarakatnya saja yang masih abai,” ucapnya.

Dirinya juga menuturkan, dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 ini dibutuhkan komitmen seluruh elemen masyarakat. Jadi bukan hanya tugas dari pemerintah saja.

“Sosialisasi yang kita lakukan untuk masyarakat menjadi tanggungjawab kita semua, bukan hanya pemerintah saja, tapi masyarakat dan generasi muda bangsa juga harus ikut andil untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19,” pungkas Apriliati. (rls)

Tinggalkan Komentar Anda