
Sebatin.com, Bandar Lampung – Universitas Lampung (Unila) menorehkan sejarah sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia yang dipilih untuk menggelar acara sosialisasi pengenalan kelembagaan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM RI) tahun 2024.
Bertajuk “Komnas HAM Goes to Campus,” kegiatan ini dihelat di Ruang Sidang Utama Lt.2 Gedung Rektorat Unila, dengan dihadiri para mahasiswa KIP Unila serta sejumlah tokoh penting, Selasa (27/02/24).
Komnas HAM RI adalah lembaga negara independen yang bertugas mengawasi kemanusiaan dalam negara termasuk pelaksanaan pemerintahan, memberikan perhatian yang besar terhadap berbagai persoalan HAM yang muncul di Indonesia.
Ketua Komnas HAM RI, Dr. Atnike Nova Sigiro mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman lebih luas mengenai HAM, yang merupakan bagian dari prinsip-prinsip Konstitusi UUD 1945.

Menyoroti isu-isu krusial seperti kebebasan berpendapat dan berekspresi, Atnike menekankan pentingnya pemahaman atas isu-isu tersebut bagi sivitas akademika. Dengan menghadirkan perspektifnya, ia menjelaskan kebebasan berpikir dan berpendapat merupakan fondasi dari ilmu pengetahuan.
Menanggapi hal itu, Rektor Unila, Prof. Lusmeilia Afriani juga menegaskan, bahwa Unila telah berkomitmen dalam mewujudkan kebebasan berpendapat dan berekspresi dengan baik, yang dibuktikan dengan hadirnya beragam wadah untuk menyampaikan pendapat serta penghargaan tinggi terkait keterbukaan informasi publik.
Tak ingin terlewatkan, Prof Lusi juga berkesempatan menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Komnas HAM RI di kampus tersebut. Ia juga mendorong peserta untuk membagikan pengetahuan yang diperoleh pada acara ini kepada mahasiswa lainnya.
“Kegiatan ini menjadi momen penting dalam meningkatkan pemahaman HAM di kalangan akademisi dan mahasiswa Unila,” pungkasnya. (Sgn)








