Lampung Capai Pertumbuhan Ekonomi 5,47%, DPRD Mulai Bahas Perubahan KUA-PPAS

6
Lampung Capai Pertumbuhan Ekonomi 5,47%, DPRD Mulai Bahas Perubahan KUA-PPAS
Sidang Paripurna DPRD Lampung tentang penyampaian Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025 serta 2026, Selasa (5/8/25), Foto : rls

Sebatin.com, Bandar Lampung – Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung digelar di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (5/8/25), dengan dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela. Agenda utama sidang tersebut adalah penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025 serta Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan menyatakan bahwa penyusunan dan penyampaian kedua rancangan tersebut merupakan bagian integral dari proses perencanaan anggaran sesuai ketentuan perundang-undangan. “Hal ini menunjukkan komitmen kuat antara Pemerintah Provinsi dan DPRD untuk menyusun APBD secara transparan, tepat waktu, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Jihan juga menyoroti capaian positif kondisi ekonomi Lampung. Pada triwulan pertama 2025, pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung mencapai 5,47%, menjadikannya tertinggi di Pulau Sumatra. Selain itu, upaya pengentasan kemiskinan menunjukkan progres signifikan. Tingkat kemiskinan Lampung per Maret 2025 tercatat 10,00%, turun 0,69 persen poin dibanding Maret 2024 yang sebesar 10,69%. Penurunan ini menjadi laju pengentasan kemiskinan tertinggi kedua secara nasional setelah Provinsi Gorontalo.

Untuk laju inflasi, hingga Juli 2025 tercatat sebesar 2,63%, masih berada dalam rentang sasaran 1,50%-3,50%. Angka ini menunjukkan efektivitas pengendalian harga barang kebutuhan pokok dan jasa di provinsi itu.

Terkait dengan KUA-PPAS 2025 dan 2026, Jihan menegaskan bahwa fokus utama Pemerintah Provinsi Lampung adalah menjaga stabilitas fiskal daerah, memperkuat pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menekan angka kemiskinan. Langkah ini sejalan dengan upaya percepatan transformasi Lampung menuju Indonesia Emas 2045.

Wakil Gubernur berharap pembahasan rancangan ini dapat dilakukan secara sinergis dan komprehensif antara DPRD dan pemerintah daerah agar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. “Kami berharap agar hasilnya benar-benar memberi manfaat optimal bagi seluruh masyarakat Lampung,” pungkasnya. (Sgn)

Tinggalkan Komentar Anda