
Sebatin.com, Bandar Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan tasyakuran dalam rangka Dies Natalis ke-57, yang dilaksanakan di Laboratorium Budaya (Rumah Adat Lampung) FKIP Unila, Kamis (2/01/25).
Mengusung tema “Bersinergi Mewujudkan FKIP Unila yang Unggul dan Adaptif”, tasyakuran itu dibuka resmi oleh Rektor Unila Prof Lusmeilia Afriani, di dampingi jajaran Wakil Rektor Unila, para dekan, dekan senior FKIP Unila, dosen, staf, mahasiswa, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya Prof Lusmeilia, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja FKIP Unila saat ini. Menurutnya FKIP merupakan fakultas terbesar di Unila, dengan jumlah program studi (prodi) dan mahasiswa terbanyak.
“Hingga kini, terdapat empat prodi yang terakreditasi internasional oleh ASIIN dan tujuh prodi yang terakreditasi Unggul di tingkat sarjana maupun pascasarjana. Saya yakin, kontribusi FKIP Unila sangat diperlukan dalam rangka memajukan kualitas sumber daya manusia di Lampung,” ujar Rektor.
Dalam momen yang sama, Dekan senior FKIP Unila Prof Sunyono, juga memaparkan berbagai pencapaian positif yang diraih FKIP Unila sepanjang tahun 2024.
Beberapa di antaranya, peningkatan kelulusan tepat waktu, terbentuknya pusat sumber belajar terintegrasi yang menggabungkan laboratorium, pembelajaran podcast, ruang virtual, dan ruang baca berbasis teknologi.
Selain itu, FKIP Unila turut berpartisipasi dalam program internasional, dengan enam mahasiswa mengikuti program SEA Teacher di Filipina, delapan mahasiswa dalam program MBKM Internasional melalui proyek kemanusiaan di Malaysia, serta satu mahasiswa yang mengikuti program IISMA di Palacky University, Olomouc, Republik Ceko.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan tausiah dari K.H. Rudi Irawan, yang memberikan refleksi mengenai perjalanan 57 tahun FKIP Unila.
Melalui tasyakuran itu, juga diharapkan dapat tercipta keharmonisan dan silaturahmi di antara seluruh sivitas akademika FKIP Unila. (Sgn)








