Sebatin.com, Kota Metro – Ribuan warga memadati kawasan pertigaan Masjid Taqwa, Kota Metro, Lampung, pada Minggu (03/05/26) pagi. Car Free Day (CFD) kali ini berlangsung lebih semarak karena dirangkaikan dengan peringatan Hari Hipertensi Sedunia ke-21 dan peresmian Senam PKK Bahagia.
Selain olahraga dan rekreasi, pemerintah menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan tersebut meliputi konsultasi dokter spesialis penyakit dalam, anak, THT, dan mata, akupunktur, pemeriksaan kesehatan dari puskesmas, edukasi hipertensi, layanan Prolanis, fisioterapi, hingga donor darah.
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan CFD merupakan agenda rutin setiap Minggu pertama. Namun, pelaksanaan kali ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan momentum Hari Hipertensi Sedunia dan melibatkan Dinas Kesehatan Kota Metro.
“Pelaksanaan Car Free Day hari ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Hipertensi Sedunia ke-21. Dinas Kesehatan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya memastikan masyarakat tetap sehat,” kata Bambang.

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan. Para tenaga medis juga dilibatkan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada warga.
“Melalui kegiatan ini, para dokter secara tidak langsung mengabdikan diri untuk melayani masyarakat, dan kita ingin memastikan warga Kota Metro dalam kondisi sehat,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Fitri Agustina mengatakan kegiatan itu merupakan kolaborasi pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata dengan Dinas Kesehatan, serta melibatkan sejumlah pemangku kepentingan dan organisasi profesi kesehatan.
Fitri menyebut prevalensi hipertensi di Kota Metro saat ini berada di kisaran 27 persen. Karena itu, dia mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
“Dengan pola makan sehat, aktivitas fisik yang cukup, rutin memeriksakan kesehatan, serta menjaga pola hidup bersih, diharapkan angka hipertensi dapat terus menurun,” kata Fitri. (Adv)






