
Sebatin.com, Lampung Selatan – Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, meresmikan Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2024, di Lapangan Desa Bumi Sari, Kecamatan Natar, Selasa (23/07/24).
Peresmian PIN Polio ditandai dengan pemberian tetes polio pertama secara simbolis oleh Pj. Gubernur Samsudin sekaligus menandai dimulainya program imunisasi polio massal di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Provinsi Lampung menargetkan 1.259.539 anak usia 0-7 tahun untuk mendapatkan imunisasi polio. Imunisasi akan dilakukan di Posyandu, Pustu, Puskesmas, sekolah, dan pos pelayanan lainnya.
Adapun pelaksanaan PIN Polio di Provinsi Lampung dibagi dalam dua putaran, yaitu Putaran 1 (dosis 1) yang akan dilaksanakan pada tanggal 23-29 Juli 2024. Sweeping Putaran 1 pada tanggal 30 Juli – 3 Agustus 2024. Kemudian Putaran 2 (dosis 2) yang akan dilaksanakan pada tanggal 6-12 Agustus 2024. Sweeping Putaran 2 pada tanggal 13-17 Agustus 2024.
Pj. Gubernur Samsudin menyebutkan, pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan yang signifikan dalam cakupan imunisasi rutin, termasuk imunisasi polio, yang menyebabkan meningkatnya jumlah anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap.
Menurutnya, pada November 2022, kasus poliomyelitis yang disebabkan oleh Vaccine-Derived Polio Virus Type 2 (VDPV2) ditemukan di Aceh, yang ditanggulangi dengan cepat oleh tim gabungan Kemenkes RI dan mitra.
Lanjutnya, saat ini, terdapat situasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio di tujuh provinsi serta 32 provinsi dan 399 kabupaten/kota yang berisiko tinggi. Oleh karenanya, imunisasi massal polio dengan cakupan 95% dilakukan untuk memutus transmisi virus tersebut.
Dirinya berharap, pemerintah bersama organisasi kemasyarakatan, profesi, tokoh agama, dan masyarakat dapat berperan aktif dalam memastikan semua anak menerima imunisasi polio.
“Pencanangan ini adalah bukti komitmen kami bahwa Lampung siap menyukseskan program imunisasi nasional,” ujar Pj. Gubernur.
Sementar itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Edwin Rusli juga menambahkan bahwa Provinsi Lampung siap untuk pelaksanaan PIN Polio baik dari segi kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui Advokasi, Sosialisasi dan Orientasi Pelatihan Teknis petugas terkait PIN Polio nOPV2. (Sgn)








