
Sebatin.com, Kota Metro – Ribuan warga Kota Metro memadati kawasan depan Rumah Dinas Wali Kota Metro pada Jumat (27/6/25) pagi, untuk mengikuti Kirab Islami dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah.
Kirab yang diikuti peserta dari 22 kelurahan dan lima kecamatan se-Kota Metro itu menjadi simbol syukur sekaligus sarana mempererat kebersamaan warga. Para peserta berjalan kaki menyusuri jalan-jalan utama, sambil membawa karya seni rupa Islami dan atribut bernuansa religi.
Sejak pagi, suasana religius sudah terasa. Ribuan warga berkumpul untuk mengikuti doa bersama sebelum kirab dimulai. Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana, dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme masyarakat yang dinilai mencerminkan kuatnya nilai keimanan dan rasa kebersamaan di Kota Metro.
“Alhamdulillah, ribuan warga hadir pagi ini. Ini bukti nyata bahwa masyarakat Metro sangat mencintai nilai-nilai keislaman dan kebersamaan. Mari kita jadikan tahun baru Hijriah sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat harmoni sosial,” ujar Rafieq.

Ia menekankan, peringatan 1 Muharam bukan hanya seremoni tahunan, melainkan ajakan kolektif untuk membangun Kota Metro yang lebih religius, damai, dan penuh toleransi. Rafieq juga memberikan apresiasi kepada camat, lurah, organisasi keagamaan, hingga pemuda yang ikut berperan aktif menyukseskan acara tersebut.
“Keterlibatan semua pihak menunjukkan bahwa Kota Metro memiliki modal sosial yang kuat. Ini harus terus dijaga agar menjadi energi positif dalam pembangunan kota,” ucapnya.
Siti Maemunah, warga Hadimulyo Timur yang hadir bersama anak-anaknya, mengaku terharu bisa mengikuti kirab secara langsung. “Senang sekali bisa ikut acara ini. Apalagi bisa mendengar tausiyah dan doa bersama. Semoga Kota Metro semakin berkah dan aman,” katanya.
Kirab Islami 1 Muharam 1447 H ini berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat. Seluruh rangkaian acara berjalan tertib hingga selesai. Pemerintah Kota Metro berharap tradisi ini dapat dilestarikan tiap tahun sebagai penguat identitas religius masyarakat.
Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang edukasi spiritual bagi generasi muda agar semakin mencintai nilai-nilai Islam dan kebudayaan lokal. (Adv)





