Unila Hadiri Pertemuan dengan 20 Pimpinan Universitas Jerman

8
Unila Hadiri Pertemuan dengan 20 Pimpinan Universitas Jerman
Matchmaking and Networking Session 10 Universitas dari Indonesia dengan German UAS, di Universitas Indonesia, Jakarta, Kamis (29/3/24). Photo : rls

Sebatin.com, Jakarta – Universitas Lampung (Unila) beserta 10 perguruan tinggi negeri (PTN) dari seluruh Indonesia menghadiri pertemuan dan matchmaking dengan 20 pimpinan universitas ilmu terapan (German UAS) dari Jerman, Jumat (1/3/24).

Kehadirian Unila dalam pertemuan yang dilaksanakan di Universitas Indonesia (UI) tersebut, diwakili oleh Wakil Rektor PKTIK, Dr. Ayi Ahadiat dan Kepala UPT PKLI Unila, Prof. Irza Sukmana.

Kegiatan itu bertujuan untuk memberikan informasi langsung tentang peluang kerja sama akademik antara Jerman dan Indonesia kepada universitas Jerman yang hadir, serta memfasilitasi pertukaran antarkedua pihak.

Pertukaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan kerja sama akademis di bidang pengajaran dan penelitian antara kedua negara.

German UAS sendiri, merupakan universitas ilmiah yang diakui secara internasional dan erat bekerja sama dengan dunia usaha dan industri. Universitas-universitas yang tergabung dalam German UAS menawarkan program gelar akademis yang relevan dengan pasar tenaga kerja dan sering melibatkan magang serta kerja sama dengan industri.

Ayi Ahadiat mengatakan, kegiatan matchmaking itu membuka peluang bagi Unila untuk bekerja sama dengan beberapa universitas di Jerman dan berharap dapat menyelenggarakan kegiatan yang sama di masa mendatang.

“Unila berharap pada waktu yang akan datang dapat menjadi host kegiatan serupa dengan mengundang Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di Jerman, Dr. Roniyus yang juga merupakan Dosen di FMIPA Unila,” ujarnya.

Diketahui, selain Unila, 10 PTN Indonesia yang turut hadir pada pertemuan bilateral ini antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), IPB University, Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Padjajaran, Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Hasanuddin (Unhas), dan Universitas Jember (UNEJ). (Sgn)

Tinggalkan Komentar Anda