Lagi, Ratusan Pasutri di Kecamatan Banyumas Tak Punya Buku Nikah

37
Buku Nikah. Foto : Sanusi - Sebatin.com

Sebatin.com, Pringsewu – Setelah Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pringsewu, Hi. Ali Mubasit, S.Ag., M.H.I,menyinggung soal banyaknya Pasangan Suami dan Istri (Pasutri) yang berada di wilayahnya masih banyak yang belum mempunyai Buku Nikah, hal yang sama dikatakan oleh Kepala KUA Kecamatan Banyumas, Sulaiman Adnan, Jumat (9/2/2018).

Waduh, di Pringsewu Masih Banyak Pasangan Suami Istri Tak Punya Buku Nikah

Sulaiman menuturkan, berdasarkan catatannya, hingga saat ini Pasutri yang tidak memiliki buku nikah mencapai tiga ratusan pasutri.

“Ini semua dimungkinkan akibat kurang tertibnya administrasi ketika itu, dan berakibat tidak sampainya dana untuk biaya nikah itu sendiri di kantor KUA,” kata Sulaiman kepada Sebatin.com, di Ruang Kerjanya.

Otomatis, jelas Sulaiman, apabila biaya tidak sampai, atau masuk di kantor KUA, maka berakibat tidak diterbitkannya Buku Nikah dari kantor kua setempat. Lebih-lebih saat itu, lanjutnya, biaya Nikah belum langsung disetorkan ke Bank, atau masih ditangani pembantu PPN yang ada di Pekon.

Menyikapi hal ini Sulaiman berencana juga akan mengusulkan Isbat ke Pengadilan agama (PA) terhadap para pasutri yang belum memiliki buku Nikah.

“Tidak cuman rencana, rencana isbat ini sudah diusulkan pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Banyumas, yang selanjutnya pihak Kecamatan menyampaikan saat Musrenbang tingkat Kabupaten,” tutur Sulaiman.

“Yang mana maksud usulan tersebut adalah agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu bisa mengucurkan dana hibah yang diperuntukkan membiayai Isbat tersebut, sehingga masyarakat benar benar bisa terbantu,” tambahnya.

Sulaiman Adnan yang menjabat kepala KUA Banyumas masih dalam hitungan hari itu berharap, Pemkab Pringsewu bisa merealisasikan usulan tersebut. Sebab, bila tidak dibantu Pemkab dalam hal pendanaan, Sulaiman menilai Pasutri yang tidak memiliki Buku Nikah itu dipastikan akan berat memikul biaya yang ditimbulkan akibat Isbat tersebut.

Reporter : Sanusi
Editor     : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda