Sebatin.com – Judul puisi “Ku Kan Coba Melupakanmu” buah karya Breshifa Ame
Ku Kan Coba Melupakanmu
Mataku nanar menatap senyuman lebar di piring-piring.
Berbagai gelas seksi menyimpan cairan pembius raga.
Pelangi sepertinya t’lah sapa malam, dengan
kedipan binal berkali-kali.
Ada live music…
Mereka bersorai seiring liuk gemulai sang biduan.
Tapi yang kutangkap sebaliknya!
Kurasakan iramanya kian berfrekuensi alfa.
Tanpa sadar kuhimpun kekuatan tuk ke puncak.
Akh…!! Apa salahnya senandungkan lagu patah hati.
Aku pergi!
Tangismu jadi ironi pengusir keberadaanku.
Hatiku memang tak setegar karang!
Terlampau pelik sembunyikan perih di pelaminanmu.
Kuucapkan selamat, kau
dapatkan doa restu dari lukaku.
Sudahlah! Tak guna kau padamkan bara dengan tangis.
Toh… kau juga yang menyulut kobarnya.
Biarkan semua itu jadi abu!
Sirna!
Tersapu angin yang bergulir perlahan.
Di perbukitan malam-malam.
Ketika rembulan hilang di musim hujan.
Kucoba melupakanmu…









